Selasa, 13 Agustus 2013

Pilihan Hidupku di NUSAKAMBANGAN



PILIHAN HIDUP
sangat menyenangkan ketika ada sedikit waktu untuk berdiam, terlebih ketika ada kesempatan untuk melihat kembali peristiwa pada masa lampau yang telah terlewatkan. kita dituntun untuk melihat lebih jauh tentang peristiwa tersebut dan kita harus belajar daripadanya. Kenyataan yang tidak bisa kita hindari adalah bahwa apa yang sekarang kita miliki, apa yang sekarang terjadi pada kita adalah konsekuensi logis atas pilihan-pilihan tindakan kita di masa lampau. contoh sederhana yang dapat kita lihat, pagi ini saya sangat mengantuk karena semalam saya memilih untuk menonton film hingga larut, saya dimarahi guru karena kemarin saya tidak belajar sehingga nilai ulangan saya sangat buruk. Jika kita memahami hal ini, bukankah seharusnya kita semakin bijak untuk memilih pilihan baik sekarang agar dimasa yang akan datang kita tidak mengalami hal yang merugikan?

Konsep ini yang menjadi latar belakang dari PPA IO 998 Berea GKI Sorogenen mengajak Anak usia 15-22th untuk melakukan kunjungan ke Nusakambangan. tempat legendaris bagi dunia narapidana di Indonesia, dimana tempat itu dilihat dipandang sebagai upaya akhir dari usaha permasyarakatan para pesakitan agar dapat kembali diterima di lingkungannya lagi. LP dengan standar keamanan tinggi bagi narapidana kelas kakap. tempat yang sangat terisolir dan terdengar sangat menyeramkan.

Tentu membutuhkan ide kreatif dan keberanian yang cukup bagi kami untuk mengajukan program ini. Hal ini berangkat dari pemahaman kami bahwa anak-anak perlu mendapatkan pelajaran mengenai Pilihan Hidup dalam perkembangannya, pemberian materi dalam kelas sudah kami berikan tapi kami merasa kegiatan ini akan sangat memperlengkapi pemahaman dan konsep anak mengenai Pilihan Hidup bagi dirinya sendiri.

Dan hari itu kami berangkat....

Senin, 24 Juni 2013 pukul 22:00 WIB
Semua rekan dan anak-anak sudah terlihat cukup riuh di halaman gereja, mereka sudah siap untuk berangkat dan mereka sangat antusias. Beberapa anak tampak sudah bersiap dengan tas ransel dan jaket tebalnya, sedang terlihat anak perempuan lebih ribet lagi dengan banyak barang bawaannya, untuk hal ini kita harus maklum :). Kami naik bus untuk segera melakukan perjalanan yang sangat panjang dan cukup melelahkan. Saya sendiri berharap bisa tidur selama perjalanan, begitupun yang saya harapkan agar anak-anak bisa tertidur sehingga esok hari bisa menikmati perjalanan dan kunjungan mereka ke Nusakambangan. Tapi tentu saja saya salah, anak-anak terlihat asik dan cukup riuh, hingga perlu beberapa kali diberikan nasehat agar lekas tidur. Sekitar pukul 12 malam suasana dalam bus sudah benar-benar hening.

Selasa, 25 Juni 2013 pukul 05:00 WIB
Kami sampai di tempat pemberhentian, ditempat ini kami dijadwalkan untuk mandi dan sarapan, sebelum melanjutkan perjalanan kembali. Beberapa anak masih memilih untuk tidur sedang beberapa anak yang lain sudah mulai bersiap dengan gaduh untuk mandi pagi. Sekitar pukul 07:00 WIB kami makan pagi dan tepat pukul 08:00 WIB kami melanjutkan perjalanan kembali. Saya berharap ini tidak menjadi perjalanan yang panjang dan melelahkan serta berharap agar segera sampai ke pulau Nusakambagnan.

Selasa, 25 Juni 2013 pukul 09:00 WIB
Melegakan rasanya, ketika tiba-tiba saya terbangun karena bus kami berhenti. Kami sudah sampai di dermaga untuk menyeberang ke Nusakambangan. kami sibuk bersiap untuk turun sedang dari biro bus yang kami pakai sibuk mengurus perijinan. Serentak semua turun dari bus dan bersiap mengunjungi pulau legendaris itu. Yang saya fikirkan pada waktu itu itu adalah, saya akan masuk pada wilayah yang sangat menyeramkan, penuh dengan narapidana, penuh dengan polisi, mungkin juga ada banyak narapidana yang sedang bekerja disana (mungkin saja anak-anak juga berfikir demikian). Tapi waktu penyeberangan kami sedikit tertunda, entah apa yang sebenarnya terjadi, tapi sekilas saya mendapat informasi bahwa sedang ada keluarga  yang tengah membesuk narapidana, ada juga yang berujar bahwa kapal yang membawa kita menyeberang sudah penuh, sehingga kami harus menunggu terlebih dahulu. Setelah sekitar 1 jam menunggu, akhirnya giliran kami untuk naik perahu penyeberangan datang. Kami semua langsung naik ke perahu tersebut, terlihat kami berbarengan dengan beberapa penduduk lokal yang menyuplai bahan makanan dan beberapa petugas dari pelabuhan.

Kami di Nusakambangan
Perjalanan yang kami tempuh untuk menyeberangi nusakambangan tidaklah terlalu lama, mungkin hanya sekitar 15-20 menit saja. Dan akhirnya kami menginjakkan kaki di Nusakambangan. Sampai disana, rombongan dari 998 dipecah menjadi 2 bus kecil yang hanya muat sekitar 20an penumpang saja. Mau tidak mau kami harus membagi rombongan juga, hanya itu akses yang bisa kita dapatkan untuk melakukan perjalanan ke Nusakambangan.

Secara khusus, tidak ada guide yang membantu kami dengan menjelaskan bagian-bagian apa saja yang ada di Nusakambangan tersebut. Bersyukur karena mini bus yang saya tumpangi memiliki sopir yang ramah yang dengan tidak segan menjawab pertanyan dari salah satu Mentor yang duduk dibelakang meja kursi. Secara tidak langsung pak sopir ini telah menjadi guide kami, pak sopir itu bercerita panjang lebar mengenai Nusakambangan, terlebih tentang macam-macam penjara yang ada disana. Pada mulanya saya berfikir bahwa di Nusakambangan ini hanya memiliki 1 Rumah Tahanan yang sangat besar, ketat, menyeramkan, dan terletak di tengah pulau Nusakambangan, tapi ternyata tidak, ada beberapa penjara disini yang disesuikan dengan kasus serta masa hukum narapidananya

Sembari terus melakukan perjalanan, saya hanya melihat kiri kanan daerah tersebut yang masih hutan belantara, sopir juga berujar jika malam hari suasana menjadi sangat menyeramkan, lampu penerangan jalan yang sangat minim dan hewan buas yang masih berkeliaran di daerah tersebut. Memang harus saya akui, yang saya lihat bukanlah pemandangan yang menyenangkan, beberapa rumah yang ada disana terlihat sangat kotor dan tidak terawat, bahkan beberapa rumah mungkin tanpa penghuni. Tiba-tiba pandangan mata saya tertuju pada satu bangunan, tidak terlalu besar tapi terlihat cukup terawat yauit sebuah Gereja, pada bagian atas pintu tertulis Gereja Nusakambangan, dalam hati ingin sekali rasanya bisa masuk, semoga suatu saat ada kesempatan.

Sesekali bus kami melambat ketika kami berhenti pada satu rumah tahanan ke rumah tahanan yang lain. Kami masih cukup tenang mendengarkan penjelasan dari sopir kami. Ditunjukan Rumah Tahanan yang dulu menjadi LP bagi Tommy Soeharto. Lantas kami melanjutkan perjalanan ke LP-LP selanjutnya. Saya begitu tertarik dengan bangunan tua disebelah kiri bus kami, bangunan yang saya yakin sudah tidak dipakai lagi. Bangunan setinggi 2 meter berbentuk persegi yang hanya tersusun dari batu bata usang, dalah hati saya bertanya, ini bangunan apa? dan beruntung, sesaat setelah itu dijelaskan bahwa pada masa penjajahan, bangunan itu digunakan untuk memenjarakan narapidana yang terkena sakit kusta, semuanya, tanpa memandang latar belakang kasus dan berapa lama hukuman yang dijatuhkan padanya, bahkan konon akhirnya tidak ada yang bisa keluar karena mereka ditahan hingga mati tanpa ada hak bebas walau masa tahananya sudah selesai.

Tidak lama kemudian akhirnya kami sampai di LP paling tua dan paling legendaris, LP Pasir Putih, konon tingkat standar keamanan di LP ini setara dengan keamanan yang diterapkan di Alcatraz. kami disuguhi dengan cerita yang melegenda juga, tentang seorang tahanan (dan satu-satunya) yang berhasil melarikan diri dari Nusakambangan, iya dia adalah Joni Indo. Saya membayangkan bagaiamana cara dia bisa keluar dengan standar keamanan seperti ini, dan lantas bagaimana dia bisa keluar dari Nusakambangan, apa mungkin berenang? atau? entah, saya hanya menikmati cerita pak Supir saja.

Kami menyempatkan singgah di Pantai yang berada tepat dibelakang LP Pasir Putih ini, sejenak rehat dan bersama menyantap makan siang kami. Pantainya cukup indah, hanya saat itu sedang pasang jadi kami tidak terlalu mendekat ke bibir pantai. Beberapa kali saya mengajak semua rombongan untuk berfoto bersama, sekedar mengabadikan kunjungan kami ke pulau ini. Semua lelah anak-anak nampak terbayar dengan pantai yang mereka lihat.

Pandangan saya akhirnya tertuju pada beberapa orang yang tampak menjajakan dagangan, hingga akhirnya saya tahu mereka menjual batu-batuan. Mereka nampak bukan orang jawa, mungkin daerah timur, perawakan mereka besar dan kulit mereka gelap legam. Hingga pada akhirnya saya sadar bahwa itu adalah beberapa dari narapidana yang ada di Nusakambangan. Beberapa rekan mentor dan anak-anak nampak mengelilingi narapidana itu, tidak tau apakah mereka membeli atau hanya sekedar melihat, sedang saya memilih untuk menepi. Setelah kunjungan selesai, salah satu Mentor berujar kepada saya tentang siapa orang itu. Ternya benar, mereka adalah bagian dari Narapidana. Dan yang baru saya ketahui, ternyata semua tahanan (kecuali dengan vonis hukuman mati) ketika mendekati masa pembebasan mereka, mereka akan dilepas dan dibiarkan hidup bebas di Nusakambangan. Mereka harus bertahan hidup dengan usaha mereka sendiri, kebanyakan mereka berjualan batu seperti beberapa orang yang saya temui dipantai tadi. Periode ini berlangsung sekitar 1 - 2 tahun sebelum masa pembebasan mereka. Hal ini sebagai bagian dari latihan lapangan agar mereka benar siap untuk kembali hidup ditengah lingkungan masyarakatnya kelak. Agar mereka terlatih untuk menjadi manusia yang lebih baik, dan tentu saja harapannya mereka tidak sampai berbuat jahat dan kembali ketempat itu lagi. Sungguh konsekuensi yang sangat keras.

Kami segera kembali ke pelabuhan untuk kembali menyeberang ke Cilacap dan melanjutkan perjalanan pulang. Waktu kami terbatas untuk berada di pulau tersebut. Sekitar pukul 13.30 WIB kami sudah meninggalkan Nusakambangan.

Kami melanjutkan perjalanan dan menyempatkan diri untuk berkunjung ke Teluk Penyu dan Benteng Pendem untuk kemudian segera pulang kembali menuju Solo.

Ketika perjalanan pulang saya menyempatkan diri untuk bertanya kepada beberapa anak tentang pelajaran apa yang dapat mereka ambil setelah melakukan kunjungan tadi. Obrolan santai yang menurut saya cukup penting untuk menjadi media sharing kami. Sebagain besar saling mengejek satu dengan yang lain, mereka berujar " itu kak Fajar, si A nanti lulus kuliah langsung mau pindah ke sana (nusakambangan-red)" candaan yang membuat saya tersenyum. Hal itu membuat saya memahami bahwa semua anak tidak mau dan tidak pernah berharap untuk dipenjara.  Sedang sebagian anak menjawab dengan lebih serius "Aku akan lebih berhati hati kak dalam memilih tindakanku, aku tidak mau masuk penjara".

Senang, karena ternyata tujuan kunjungan kami teraa tepat sasaran dan sesuai dengan tujuan yang ingin kami capai di awal, yakni akan-anak bisa lebih berhati-hati dan bijak tentang pilihan hidupnya. Karena kami tau kelak merekalah yang akan menjadi penerus bangsa ini, bagaimana itu bisa terwujud jika diusia remaja ini mereka salah menentukan pilihan hidupnya?

Secara pribadi saya sangat bersyukur untuk pengalaman ini, pengalaman yang memberikan banyak pelajaran kehidupan yang bisa saya ambil. Saya harus lebih bijak berhitung tentang konsekuensi yang akan saya teriama atas tindakan saya sekarang. Sebelum tertidur dalam bus, saya bergumam " mulai hari ini saya akan rajin belajar, agar besok bu guru tidak memarahi saya "

Salam Fajar Christ
Read More >>

Rabu, 22 Mei 2013

Kaca Mata Tuhan.....


Ahh, sangat menyenangkan jika sebentar bisa meninggalkan rutinitas di Solo. Benar saja, ini yang saya bayangkan ketika kemarin hari minggu (19/5/2013) saya menadapat kesempatan untuk ke Jogja dan menuju Pantai. Sudah sangat menyenangkan bisa melepas pandang yang jauh di ujung lihat laut setelah hari-hari hanya berbatas pada layar laptop dengan data-data yang sangat banyak. Terbayang juga angin sepoi pantai yang menyejukkan, yang pasti bisa menghilangkan rasa panas udara Solo akhir-akhir ini. Rindu juga untuk bisa bermain air di bibir pantai setelah biasanya hanya terkena air waktu mandi pagi dan malam karena sering pulang kerja larut.

Tidak hanya itu saja, yang lebih special adalah karena saya akan berangkat dengan teman-teman dari Gereja, yup, acara ini merupakan Persekutuan Gabungan Remaja dan Pemuda GKJ Jebres. Terbayang akan ada perjalanan dalam bus yang sangat riuh, semangat panas pantai yang menyenangkan, dan jalan bersama di Malioboro yang syahdu. Heeee

Saya sudah berada diujung perjalanan, semua masih sibuk dengan persiapan masing-masing, beberapa teman masih harus mengangkat peralatan untuk disana, Gitar, Jimbe, Tikar, dsb, sedang saya masih sibuk terik-teriak dan memastikan agar tidak ada barang yang tertinggal apalagi ada teman yang ketinggalan. Kami berangkat dengan 2 armada, 1 bus besar dan I bus kecil, saya sendiri berada di bus besar dengan teman-teman remaja, sedang rekan pemuda berada di bus yang kecil.

Perjalanan kami lalui dengan sangat menyenangkan, teman-teman dibelakang asik dengan gitar dan jimbenya, sedang yang ditengah dikuasai oleh ibu-ibu (remaja putri-red) yang asik ngegosip, sedang baris depan tampak lebih tenang. Cukup lama perjalanan kami, tapi dengan suasana yang fun, perjalanan itu tidak terasa.

Akhirnya kami sampai, jauh memandang terlihat laut yang begitu biru dan menyejukkan. Segera kami bergegas untuk persiapan acara persekutuan kami. Dan persekutuanpun dimulai.

Sssttttttt persekutuan sedang berlangsung….

Selesai persekutuan kami makan siang bersama, ikan cakalang bakar sudah siap kami santap, tapi saya  melihat semua tidak terlalu menikmati makan siang ini, bukan karena makanan yang kurang enak atau apa, tapi semua teman-teman sudah terlihat tidak sabar untuk segera menuju pantai.

Selesai makan dan kami bersiap untuk kepantai, semua langsung berganti kostum masing-masing. Beberapa rekan tetap tinggal di tempat makan, beberapa rekan sibuk menyiapkan kamera mareka, dan lebih banyak rekan yang sudah berlari duluan ke pantai untuk bermain air.

Saya juga segera berjalan ke bibir pantai Depok, melihat, dan bersyukur untuk semua berkat yang sudah Tuhan beri bagi saya dan bagi kami. Berjalan di atas pasir hitam yang basah dengan terik yang cukup panas siang itu. Akhirnya saya menceburkan diri ke air.

Dan disinilah akhirnya terjadi hal yang tidak saya inginkan. Sebelum saya ke air, saya sudah menitipkan Hp dan dompet saya, saya merasa ini cukup save untuk saya bermain air. Tapi ada satu hal yang sala lupa titipkan KACA MATA, yang tetap saya pakai.

Pada awalnya semua berjalan baik-baik saja, semua aman terkendali. Dengan teman yang lain saya duduk dan menunggu disapu oleh ombak lalu kembali ke pinggir lagi. Hingga pada satu kesempatan ada ombak yang cukup besar menyapu kami, pada sapuan pertama saya masih save dengan kaca mata yang saya pakai, tapi yang terjadi sebelum saya kembali menuju tepi saya disapu oleh ombak ke dua yang ternyata lebih besar, dan tentu saja saya tergulung hingga jauh dari tepi. Semua di air, sulit bernafas, dan kebingungan, hingga saya bisa keluar dan satu hal yang saya sadari KACA MATA saya sudah terlepas. Langsung panik dan berusaha mencari disekitar saya berdiri, tapi tetap saja tidak ketemu, beberapa rekan membantu dan tetap saja tidak ketemu. Akhirnya dalam hati saya berkata…. Selamat jalan kaca mataku, aku akan selalu mengenang setiap kebersamaan kita selama ini…. :’(

Sudah kepalang basah, akhirnya saya melanjutkan kegiatan dipantai, beberapa saat kemudian saya mengajak rekan yang lain untuk segera kembali karena ada perjalanan lagi yang harus kami tempuh.
Benar saja, sisa perjalan di Jogja tidak bisa saya nikmati dengan sepenuh hati. Saya jadi tidak bisa memandang dengan jelas, jadi mual, dan tentu saja sangat pusing.

Syalom,
Pengalaman ini sangat bermanfaat bagi saya, ketika saya tiba dirumah saya segera merenung, ada pelajaran apa yang bisa saya ambil. Saya mengambil Laptop dan saya menulis catatan ini

Kita hidup didunia ini, menjalani tiap sisi kehidupan yang sudah Tuhan beri, dengan semua Anugrah dan Kedamaian yang sudah Tuhan taruhkan atas kehidupan kita. Tapi pada sisi lain, sukakah si jahat dengan ini semua? Tentu tidak

Sebagai anak Tuhan kita harus terus berjalan beriringan dengan semua yang Tuhan mau itu kita lakukan dalam kehidupan ini, melihat semua sama seperti yang juga Tuhan lihat.

Seringkali kita jatuh pada apa yang dunia tawarkan, kbohongan, iri, dengki, dsb. Itu yang membuat kita merasa sangat jauh dengan Tuhan.

Lantas sebenarnya apa yang harus kita lakukan? Cara terbaik adalah kita harus memiliki hati dan mata seperti yang Tuhan punya. Belajar mengerti setiap kemuan Tuhan dalam kehidupan kita. Pada akhirnya Firman Tuhan akan membawa kita pada kesiapan diri yang lebih baik untuk menghadapi ancaman dari si jahat.

Setiap taburan Firman Tuhan memberi perspektif yang sama seperti apa yang Tuhan lihat. Sudut pandang dan penilaian kita tidaklah cukup mampu untuk menjaga kita dari semua dosa. Dengan memakai sudut pandang Allah, maka kita akan menjadi kuat. Semakain banyak kita merenungkan Sabda Tuhan, semakin tekun kita berdoa, semakin rutin kita bersaat terduh, semakin suka kita membaca Alkitab, maka kita akan semakin kuat untuk memakai sudut pandang Allah dalam kita menjalani kehidupan kita.

Jika tidak, maka seperti saya kehilangan kaca mata saya sehingga semua pandangan saya menjadi kabur dan tidak jelas, maka kita juga akan terncam ditipu oleh si Iblis dengan dosa. Kita tidak mampu melihat dengan jelas semua kehendak Tuhan dalam kehendak Tuhan.

Jangan pernah jauh apalagi melepaskan perspektif Allah, tetap menjadi kuat dalam Dia, maka kita akan semakin bijak untuk menjadi garam dan terang dunia bagi orang lain.

Tuhan Memberkati

kaca mata, aku kangen kamu :’(
Read More >>

Kamis, 21 Februari 2013

Realita CINTA dan PELAYANAN pada REMAJA (part 1)





Realita CINTA dan PELAYANAN pada REMAJA

Cinta itu bisa dengan mudah timbul hanya dari sedikit perhatian dan simpul senyum yang sering tak sengaja. Darinya akan memicu semakin bertumbuhnya bulir cinta dan sipu. Fakta lain yang menarik untuk kita pelajari adalah mengenai dari mana asalnya cinta itu?
1. Cinta Pahlawan
Ini adalah jenis cinta yang timbul karena adanya satu perlakukan khusus yang oleh salah satu pihak direlakan demi pihak yang lain. Kekuatan cinta ini cukup tangguh, karena ada stimulus dan respon yang positif dari kedua belah pihak.
2. Cinta Parasit
Ini adalah jenis cinta satu arah. Dari namanya tentu kita sudah tahu bahwa didalam cinta ini terjadi sesuatu yang tidak seimbang dimana terjadi pengkhianatan kesepakatan tentang arti cinta yang sebenarnya. Salah satu pihak diumpamakan sebagai si parasite yang terus menggerogoti pasangannya, entah itu fisik atau non-fisik. Mereka tidak saling memberi tapi seolah hanya menyediakan dan menghabiskan. Siparasit tidak mencintai utuh, hanya menempel pada materi yang dibutuhkannya yang bisa disediakan pasangannya. 2 kemungkinan yang sering muncul sebagai akibat hancurnya cinta ini, yang pertama si parasite menemukan korban yang lebih baik atau si korban mulai menyadari kerugiannya.
3. Cinta AA dan BB
Ini cinta yang muncul karena kedua pihak merasa memiliki banyak kesamaan rasa, misal mereka memiliki hobi yang sama atau kesenangan yang sama terhadap satu hal atau benada. Sebenarnya hanya sederhanya, mereka merasa nyaman dan cocok ketika ngobrol. Kenyamanan ini yang memudahkan benih cinta itu tumbuh dengan sendirinya
4. Cinta “Kuasa”
Ini jenis cinta yang terjadi hanya karena adanya satu kekuasaan saja. Masih ingat kisah Siti Nurbaya? Kurang lebih seperti itu, jadi silahkan dipahami sendiri ya. Catatan khusus, cinta seperti ini sudah jarang terjadi di perkotaan tapi masih cukup sering bisa ditemui di pedesaan
5. Cinta Sejati?
Hanya satu pribadi yang punya, KRISTUS dengan semua hal yang telah DIA lakukan bagi hidup kita. Jadi kalau pasanganmu merayu bahwa cintanya adalah cinta sejati, maka mulailah ragu karena sejatinya dia tidak punya itu.
(Masih banyak jenis yang lain, kesempatan yang akan datang mungkin bisa kita bahasa kembali)
Aduh, cinta ini tumbuh begitu saja
Yuph, ungkapan cinta ada karena terbiasa memang tidak bisa kita bantah, kita sering melihat itu terjadi atau bahkan mungkin saat ini kita berada pada situasi tersebut?. Istilah yang lebih fasih diucapkan anak muda sekarang adalah CInLok (cinta lokasi), istilah ini muncul ketika 2 orang merasakan jatuh cinta karena sering bertemu dan terbiasa melakukan hal bersama-sama.
Cinta ini seringkali muncul bukan karena perlakuan luar biasa dari salh satu pihak, tapi seringkali (dan pasti) berasal dari perlakuan kecil dan sederhana yang terakumulasi terus menerus, dan pemaknaan tiap harinya akan menuju pada satu titik keraguan yang akan dialami oleh pribadi tersebut. Mungkinkah aku jatuh cinta padanya? Pada fase ini akan terjadi kegamangan (pertentangan hati) pada si penderita cinlok, pada sisi yang satu dia akan berusaha menolak dengan mengatakan bahwa tidak mungkin (bisa) jika dia jatuh cinta, sedang pada sisi lain hatinya sering jadi deg-deg-an hanya karena orang yang dicintainya bertanya “kamu sudah makan”
Fakta lain yang cukup menarik pada cinlok adalah mengenai respon pribadi. Cewek sering lebih galau dengan apa yang dirasakannya terjadi tarik-menarik antara keyakinan yang dia miliki untuk memutuskan dirinya jatuh cinta atau tidak. Muncul banyak pertanyaan yang selalu berulang di kepalanya mis : dia sudah makan? Dia lagi apa? Bener ga sih aku suka dia? Masa dia mau suka sama aku yang seperti ini? , hmm, pertanyaan yang lebih sulit terjawab daripada pertanyaan pada lembar ujian fisika ^-^. Lebih mudah terbuka memorinya, hitung saja berapa kali dia membaca ulang sms yang dia terima dari si-dia. Juga lebih suka berandai-andai dengan imajinasinya sendiri. Tapi pada bagian yang lain, kita harus sepakat bahwa cewek punya kemampuan yang cukup kuat untuk menutup-nutupi apa yang dirasakan, salut, walau sering kali dia malah merasa lebih tersakiti. Sedang dari sisi yang cowok lebih riil tapi terasa tidak terlalu manis. Cowok lebih suka menunjukkan sikap yang agresif mengenai kebingungan yang dirasakan. Dengan berani akan lebih sering mencoba memancing dan mencari tahu apakah si dia suka padanya. Tidak seperti cewek yang bingung dengan keputusan hatinya, cowok cenderung dengan cepat memutuskan, iya, aku jatuh cinta padanya. Umumnya cowok tidak terlalu galau memikirkan ini, cowok suka apa adanya. Dia akan menunjukkan kesukaannya pada si-dia dengan cara yang lebih riil, seperti menggoda, merayu, men-traktir, mengantar pulang, dsb. Cowok, cepet cinta cepet juga lupa (umumnya).
Ini jenis cinta yang muncul karena factor kebiasaan dan intensitas pertemuan yang tinggi. Tidak pernah terfikirkan dan terduga, apalagi disadari. Kadang muncul begitu saja tanpa dicari ata ditabur. Jika cocok, kedua pihak akan berjalan dengan cukup lama, tapi jika tidak hanya akan berakhir pada saling mengagumi saja. Hal lain yang perlu mendapat perhatian adalah akan mudah terjadi loncatan perhatian dalam satu lokasi, bukan hal yang salah tapi perlu disikapi dengan bijak.
Hal Penting
Nah, lalu apa yang akan terjadi jika jenis cinta seperti ini terjadi dalam sebuah persekutuan?
Ada beberapa kajian  umum yang perlu kita lihat terlebih dahulu agar kita terbantu dan tidak rancu sehingga malah kita tidak menemui pemahaman yang benar. Statmen-statmen yang tampak benar padahal salah, juga mungkin statmen yang salah padahal itu benar.
1. Boleh tidak kita jatuh cinta di usia remaja?
Ini pertanyaan yang sangat konvensional yang malah sering menjadi pemahaman yang disepakati bersama untuk dibenarkan. Yang menjadi tolok ukur utama dari kesepakatan ini adalah, bukankah remaja harusnya lebih memikirkan sekolahnya daripada memikirkan cinta monyetnya?, iyap, betul dan sulit untuk menolak karena kenyataannya usia remaja adalah usia sekolah, waktu dimana seharusnya para remaja mencari, mengumpulkan, dan mengaplikasikan pengetahuan sebanyak mungkin untuk modal ketika kelak nanti mereka dewasa. Tapi akhirnya kesalahan terjadi pada pemahaman konsepnya. Coba perhatikan, yang kita lihat adalah BOLEH dan TIDAK BOLEH saja, sisi yang sebenarnya bersifat sangat-sangat subyektif untuk tiap pelontar pernyataan, tapi kita lupa pada sisi yang lebih pasti dan humanis mengenai BISA atau TIDAK BISA. Kita hanya menyoal pada area abu-abu yang sulit untuk kita injak, kita hanya berputar-putar diatasnya. Dengan alasan apapun, dengan alasan boleh atau tidak boleh, jangan lupa bahwa remaja tetap BISA JATUH CINTA, seberapa mustahilnya itu. Mereka tidak bisa lari dari tuntutan pemenuhan perkembangan psikologisnya, yakni untuk jatuh cinta.
2. Boleh tidak jatuh cinta dengan rekan sepersekutuan?
Pertanyaan yang mudah untuk dijawab sebernya dan jawabnya tentu saja boleh. Jika memang jatuh cinta dengan teman sepersekutuan, kenapa tidak?. Kita seringkali tertutup dulu dengan asumsi bahwa jatuh cinta pada rekan persekutuan adalah sebuah kesalahan (lebih ekstrim menyebut dengan dosa) karena akan merasa jika sampai hal itu terjadi maka akan mengancam kehidupan persekutuan dan pelayanan kita. Statemen yang berusaha kita gebyah uyah / pukul rata pada semua remaja, bukankah penilaian ini adalah salah? Yang kita bahas disini merujuk pada khasus secara umum, bukan kasus khusus yang hanya melibatkan beberapa person saja, bukan pada keseluruhan. Mari kita merenugnkan pertanyaan ini : mana yang lebih baik, kelak kita mendapatkan pasangan rekan sepersekutuan kita dengan semua sisi baik dan buruk yang dimilikinya, atau orang yang baru saja kita kenal yang kita tidak terlalu dalam memahaminya?? (jangan gunakan pernyataan “Jodoh di tangan Tuhan”, kita sepakat dengan statemen ini, tapi jika dari awal kita terpaku pada itu, ya sudah, tidaklah lagi berguna penjelasan diatas)


Read More >>

Jumat, 23 November 2012

Spageti dan Pizza

Apa yang terlintas dalam benak anda ketika mendengar kedua nama makanan diatas? Pasti bermacam-macam, saya sendiri akan membayangkan sebuah makanan elit, makanan dari italia, dan tentu enak rasanya. Tapi saat ini saya tidak akan menjadi pak Bondan yang dengan lihainya memberikan penilaian cita rasa makanan dengan “mak nyuss”nya tersebut.

Saat ini akan saya coba sampaikan pemikiran sederhana saya mengenai pemaknaan pola fikir seorang remaja laki-laki dan perempuan dengan semangkuk spageti dan sepotong pizza. Nah kan, tambah bingung…..

Mengapa saya harus menggambarkan dengan spageti dan pizza? Yang menjadi dasar utama pemilihan makanan tersebut, bukan pada rasa karena hal ini akan menjadi sangat relatif dan subyektif antara tiap orang. Saya mengambil penggambaran dari segi bentuk dan tekstur dari kedua makanan ini. mungkin saja ada variasi, tapi saya yakin secara umum bayangan kita akan sama mengenai kedua masakan ini.
Spageti, disajikan dalam piring cantik dengan mie diatasnya dan biasanya juga ada siraman kuah dengan daging diatasnya. Pizza, disajikan bentuk bulat dengan potongan simetris tiap bagiannya, variasi taburan diatasnya, entah daging, jamur, dan yang lainnya. Wuih, nikmat sekali kedua makanan ini.

Lantas, apa hubungannya spageti dan pizza dengan pola fikir remaja laki-laki dan perempuan?
Banyak referensi literatur yang membahas mengenai golongan ini dan di melalui internet kita bisa mengakses informasi tersebut. Tapi akan sedikit kita lihat bagaimana remaja itu. Remaja adalah satu golongan usia yang sangat penting dalam perjalanan kehidupan seorang individu manusia. Ada sisi rawan yang terkandung juga dalam pentingnya usia ini. Masa ini mereka tengah mencoba mencari “siapa” diri mereka atau bisa disebut jati diri. Jika pada masa remaja berhasil dilalui dengan baik maka kemungkinan besar dia akan bertumbuh menjadi baik pula, begitu juga sebaliknya. Pada usia ini remaja juga mengalami perkembangan dan pertumbuhan yang sangat signifikan, baik itu fisik atau psikologisnya, dan ini pula yang membuat mereka menjadi sangat “galau”, remaja putri sering tidak nyaman dengan menstruasi yang dialaminya sedang remaja putra akan merasa sangat terpukul jika ada satu jerawat yang ada dihidungnya. Ini normal…..

Remaja spageti dan remaja pizza
Ada begitu banyak point pembeda yang bisa kita gunakan, tapi disini saya hanya akan memaparkan beberapa saja yang penting dan sering kita temui di kehidupan nyata, diluar adanya pengecualian sifat yang khusus akan kita lihat dari dimensi yang lebih universal
Remaja spageti adalah remaja yang memiliki pola fikir tindakan dan perasaan sama seperti bentuk mie spageti yang saling terkait dan tidak beraturan. Remaja spageti adalah Remaja Putri. Remaja pizza adalah remaja putra yang memiliki pola fikir tindakan dan perasaan sama seperti bentuk potongan pizza yang rapi dan simetris. Mengapa demikian? Mari kita sejenak melamun dan bayangkan kita pada masa itu….

Ketika sedang marah…..
Pizza akan lebih mudah terpancing dan merespon dengan cepat pada hal yang membuatnya marah, tapi biasanya setelah semua terjadi rasa marahnya akan cepat reda dan kembali stabil. Spageti memilih memakai waktu lebih lama untuk memikirkan kembali hal yang membuatnya marah. Hal yang lebih parah adalah rasa marahnya itu sering terpendam dan terakumulasi dalam emosi yang lembut tapi sangat merusak, dan jika tiba pada puncaknya, kemarahannya bisa menjadi sangat tidak terkontrol dan memerlukan waktu yang lama untuk kembali pada kondisi stabil, bahkan kebanyakan akan menjadi akar pahit.

Ketika sedang sedih….
Spageti adalah tipe penikmat rasa sedih, bahkan jika boleh, saya akan menyebut sedih sebagai sebuah candu yang sangat nikmat bagi mereka. Introspeksi diri dalam waktu yang lama dan tidak jarang mereka enggan untuk bangkit, tapi ini menjadi hal yang baik, karena ada cukup waktu untuk spageti mengumpulkan energi dan kebenaran dan ketika kemudian mereka sudah bangkit, mereka akan memiliki daya yang lebih kuat pada candu yang sebelumnya membuat mereka terpuruk tersebut. Pizza memiliki penilaian yang sederhana akan rasa ini. Mereka akan berusaha menukar kesedihan yang dialaminya dengan mengabiskan banyak waktu untuk melakukan banyak hal yang membuat mereka senang. Pizza akan cepat bangkit dari kesedihan yang dialaminya, tapi karena tidak ada waktu yang digunakan untuk merenung, seringkali pizza lebih sering jatuh kembali pada kesedihan yang sama, seperti lagu dangdut “jatuh bangun”

Ketika sedang kangen….
Bagi Pizza, kangen bukanlah sesuatu yang “wow” untuk diberi perhatian khusus. Bagi mereka kangen itu sangat simpel dan tidak terlalu istimewa. Jika kangen ya ketemu langsung, jika tidak bisa ya telpon aja, jika tidak punya pulsa ya sms, begitu simpel dan rasa kangen mereka sering hambar karena sering diwujudkan dengan sesuatu yang basa-basi, seperti “sudah maem?”, “kamu lagi apa?”, dan semua selesai. Tapi Spageti punya sesuatu yang luar biasa untuk menghias ruang rindu mereka. Baginya, kangen itu adalah sesuatu yang istimewa yang indah dan kangen itu sesuatu yang rumit. Tidak se-sederhana pizza tapi kadang juga sedikit berlebihan. Rasa kangennya tidak selalu bisa di obati dengan telp, sms, atau bahkan bertemu langsung, tapi seringkali diobati dengan cara-cara yang lebih menyentuh sisi emosionalnya. Jika sedang hujan, mereka sering melamun dan melihat hujan, ini yang sedang nge-trend dengan sebutan “hujan yang unyu-unyu”, saya sendiri berdoa agar mereka tidak sedang berusah mengitung berapa jumlah tetesan hujan yang jatuh di atap rumahnya. Mereka jadi hobi lihat foto-foto yang dirindukan dalam berjam-jam. Mereka mungkin akan me”repeat one” lagu tentang rindu di hapenya. Ahh, pokonya so sweet banget kalo si spageti lagi rindu

Ketika sedang PDKT…
Berbanding 180 derajat mereka. Dari penentuan target, percaya deh, pizza akan melihat penampilan fisik sebagai kriteria pertama untuk seorang spageti hendak didekati. Urusan sifat, latar belakang, dsb sering kali diabaikan. Bagi mereka, cantik, manis, adalah penting dan mutlak bagi calon mereka. Sedang spageti akan lebih melihat sifat, hal unik, keahlian, dsb sebagai tolok ukur pizza yang di taksirnya, penampilan fisik bisa dikesampingkan baginya. Jadi secara sederhana, perhatikan kalimat dibawah ini agar kita engerti apa yang saya maksudkan. Seorang wanita akan memberikan cinta untuk mendapatkan cinta, sedang seorang pria akan memberikan kenyamanan untuk mendapatkan cinta. Silahkan merenung dan anggukan kepala jika anda setuju.

Ketika sedang Jatuh Cinta….
Pizza bisa secara tiba-tiba menjadi seorang pujangga besar dengan karya puisi yang indah dari bibirnya (lebih tepatnya sebut saja Rayuan Gombal, hehehehe). Dia akan berusaha menjadi pelindung bagi pacarnya, walau sering kali ini berlebihan dan malah membuat pacarnya tidak nyaman, tapi sebetulnya niatnya baik walau caranya salah. Jangan heran jika tiba-tiba pizza menjadi rajin menyapu rumah atau bahkan cuci piring, karena pizza akan berani melakukan hal-hal diluar kebiasaannya ketika sedang jatuh cinta. Spageti bisa tiba-tiba menjadi sangat manja ketika deket dengan pacarnya, apalagi jika dia sudah mendapatnya kenyamanan dengan pacarnya. Spageti akan menjadi orang yang aneh, dia tau ketika pacarnya sedang merayunya, pacarnya itu berbohong, tapi entah mengapa dia tetap saja senyum-senyum sendiri, malu-malu harimau, aneh. Waktu berias didepan cermin juga akan menjadi semakin lama. Tentu saja karena dia ingin tampil sempurna dan berharap pacarnya mau memberi pujian (gombal-an) atas penampilannya tersebut.

Ketika sedang patah hati….
Bagi spageti, patah hati bisa berarti sebagai akhir dari dunia. Secara tiba-tiba akan merasa menjadi wanita paling malang di dunia yang tidak punya harapan lagi untuk masa depanya. Sering tiba-tiba menangis sendiri dan kadang dibarengi dengan bicara sendiri dengan boneka yang ada dikamarnya, cukup lama hingga mereka ketiduran sampai pagi. Disekolah juga akan banyak diam tidak seperti biasanya. Kadang nangis sendiri lagi ketika teringat dengan mantan pacarnya, dan seandainya pacarnya satu sekolah, akan semakin membuat spageti terpuruk. Pada dasarnya pizza pun akan mengalami hal yang sama dengan spageti, merasa terpuruk dan tertekan. Namun sikap pizza bisa membuat dia tidak terlalu merasa sangat sedih, mereka akan berusaha keras untuk menyembunyikan hatinya yang hancur dengan tersenyum saja, tapi mereka tidak pernah tahu sampai kapan senyumnya bisa membantu dia berbohong tentang apa yang dia rasakan. Cenderung acuh dan tidak perduli lagi dengan bayangan yang lalu, sangat mudah untuk bersegera bangkit. Prinsip pizza sangat sederhana, obat dari patah hati adalah jatuh cinta lagi. Tidak tau seberapa benar ini, tapi ini yang sering malah membuat mereka harus bersiap untuk sakit hati lagi, karena cintanya hanya berdasar pelampiasan yang terburu-buru, bukan dari proses penyatuan perbedaan.

And more…
Kesimpulan yang dapat ditarik dari usaha pembedaan diatas adalah sebuah pemahaman sederhana seperti ini. Bahwa, remaja putri memiliki pola yang sama seperti spageti, yakni sesuatu yang rumit dan bercampur, maksudnya ketika hatinya sedang tidak nyaman maka itu akan membuat efek rambat yang sangat cepat dan erat dengan bidang kehidupannya yang lain, entah sahabat, sekolah, keluarga, bahkan mungkin untuk pelayannannya. Semua jadi serba rumit, jika tidak mengetahui inti dan sumber masalahnya maka akan sangat sulit untuk mengatasi efek rambat ini. sedang remaja putra dengan sifat pizza-nya, lebih mudah mengendalikan diri jika mendapat stimulan pada salah satu sisi kehidupannya. Mereka akan dengan mudah mengelompokkan permasalahannya menjadi kotak-kotak khusus yang saling terpisah antara satu dengan yang lain.

Akhirnya, kita perlu melihat lebih dekat saja bahwa yang semua pemaparan terdapat efek pengecualian yang perlu diperhatikan. Tidak semua remaja putra dan putri memiliki sifat yang sama, bahkan sangat memungkinkan untuk tertukar. Tapi pada pemaparan saya, semua dilihat pada sisi universal.
Masih banyak yang ada di kepala saya, mungkin pada kesempatan lain akan saya tuliskan lagi. Intinya ini sangat subyektif, hanya berdasarkan apa yang saya pahami, saya alami, dan yang saya lihat. Jika mungkin anda memiliki pemikiran yang lain saya akan sangat terbuka untuk sharing dan silahkan meninggalkan komentar.

Terimakasih

Fajar Christian



Read More >>

Sabtu, 25 Agustus 2012

Tentang Saya

haii
sudah sangat lama saat terakhir saya posting tulisan...hmmm, sangat rindu..
bingung hendak nulis apa, hingga kemudian muncul ide untuk posting mengenai siapa saya dimata temen2 remaja di GKJ Jebres..
tulisan ini dari semua pengurus persekutuan remaja GKJ Jebres, jadi mereka mendapat kesempatan untuk menilai tentang kepribadian rekan penurus yang lain...

butuh cukup banyak waktu untuk berani menuliskan ini,,,,,
inilah saya....

Fajar Christian



Nama               : Fajar Christian
Nick Name      : Fajar
Posisi               : -
Tanggal Lahir   : 06 November 1988
No HP              : 085 747576 ***
Alamat             : Kandang Sapi 01/35 Jebres


Apa yang pengurus katakan tentang dia??
Jeng jeng… sempat speechless saat tiba di nama ini. Mas Fajar. Mau nulis apa ini sampai bunging -_-” hmmh. Yaudah deh, gini, Mas Fajar itu wow banget. Unik banget orangnya, yeah, is only one gitu. Hobinya maen “PES” klo nggak salah ding, hehe. Kemana-mana selalu ditemani dengan topi hitam andalannya itu, wkwk. Aawh jd bunging, langsung aja ya, haha.
Bisa menempatkan diri pada suasana yang ada, saat serius ya serius beneran bahkan sampe bisa bikin jd takut, tp klo lg gojeg2 gt ya bisa bikin sampe ngakak guling-bantal >,< uups. Trus ya Mas Fajar ini friendly banget, ramah banget sama orang bahkan sama yang baru dikenalpun juga ramah banget. Pokoknya Mr. Perfecto. Nggak boleh dan jangan sampai ada hal yang terlewat ataupun salah, jadi “mendetail banget” #kok bisa ya?? Nggumun. Apa lagi ya, ehmmmm ? Oh iya, Mas Fajar itu punya jurus mematikan. Di saat hati bergejolak dan gundah gulana dan ketika share sama Mas Fajar, pasti Mas Fajar jawab dengan kata-kata yang “mak-dhes” langsung sensasinya gmn gt, bisa bikin semakin bergejolak, bisa juga bikin kita jadi “krik-krik” tak berkutik tanpa daya. Terus perhatian banget, pantang menyerah dan selalu ingin membuat setiap halangan rintangan itu jadi tunduk sama Mas Fajar. Salut deh sama Mas Fajar. #prok-prok-prok.
Yaakk, ini dia bagian yang paling sulit buat dibikin. Ehhmm, kelemahannya Mas Fajar itu apa ya? Mungkin gak ada deh. La apa coba, kan Mr. Perfecto ? hhmmh, tapi harus diisi nih, yaudah deh gini. Mas Fajar orangnya susah ditebak, punya banyak misteri hahaha. Gini gini, Mas Fajar itu kadang-kadang nyebelin kalo ditanyain tapi jawabannya malah pertanyaan genti, jadi jawabannya itu Cuma kayak teka-teki. Terus kalo emosinya lagi memuncak gitu, kadang jadi serem, terus juga kalo pas lagi bad mood gitu diem wae, ngomong juga males-malesan. Hahaha, ampun mas, udah ini aja deh.
Mas Fajar, ehmmmmm, apa ya. tetep setia sama PRKJ ya, kami masih membutuhkan Mas Fajar buat mendampingi kami untuk menjadi lebih dewasa lagi. Jangan pelit-pelit klo jawab pertanyaan ya, haha. Oh iya jaga hati ya, hehe, maksudnya klo lagi emosi, okeoke. Apa lagi ya, udah dewasa iw, tapi harapannya ya tembah dewasa lagi aja. Hehehe, cukup sekian dan terima kasih.
-o0o-
Berambut keriting dan berkacamata . Itulah hal pertama yang tergambar dalam diri M Faj. Tetapi saat saya lebih mengenal Mas Faj ternyata ada banyak kelebihan yang terdapat dalam diri Mas Faj. Pertama dalam hal bermusik. Saya mengetahui kelebihan Mas Faj ini sejak saya ikut PRKJ pertama kali. Saya yang awalnya tidak terlalu menyukai musik menjadi terhipnotis dengan permainan gitar Mas Faj. Beberapa bulan setelah saya mengikuti PRKJ Mas Faj membuka les gitar. Saya pun sangat antusias untuk mengikutinya. Mungkin diantara murid-murid yang lain sayalah yang paling lamban dalam menerima pelajaran music. Tetapi Mas Faj memberi semangat kepada saya untuk selalu bertekun dalam pembelajaran les gitar. Dan sekarang saya sudah sedikit bisa bermain gitar. Walaupun belum seahli Mas Faj. Tetapi saya ingin tetap belajar gitar pada Mas Faj. Kedua dalam kedekatannya dengan Tuhan. Saya kagum dengan M Faj dalam kedekatanya dengan Tuhan. Selain menjadi lulusan terbaik UKS di bidang Teologia. Mas Faj juga sangat cakap dalam hal berbicara saat menyampaikan firman Tuhan karena Mas Faj pandai sekali dalam menempatkan dirinya. Saya dapat melihatnya saat M Faj mengajar saya di Sekolah Minggu. Di sekolah minggu Mas Faj guru yang hebat menurut saya. Dan sekarang di PRKJ Mas Faj juga bisa menjadi guru tapi juga bisa menjadi teman untuk saya. Ketiga sifat Mas Faj yang humoris. Saya sangat menyukai ini karena Mas Faj sering menghibur hati saya dan membuat saya nyaman berada di PRKJ ini.
Untuk kedepan saya berharap Mas Faj jadi lebih sukses dan perhatian kepada PRKJ.
-o0o-
Mas Fajar..mas Fajar itu orgnya ganteng...maniest..(hehhe...perasaan yang tak bilang ganteng cm mas Fajar tok ya..)semua ganteng kok kalau cow..
Mas Fajar rambutnya keriting kruwel2 ..hahaha...mas Fajar itu luchu..supel..gampang bergaul..galak yang tegas,,,dewasa,,,enak diajak share..pokoknya mas Fajar itu pinter nempatin diri dimana dia berada..bs jd sahabat..kakak..pembimbing...sekaligus..kaya berkepribadian ganda gt deh...hhehhehe tkadang keliatan luchu santai gt..tp tb2 bs jadi nyeremin jg...
Owh ya mas fjar itu orge jg perfectsionis...pokoknya apa pun harus sempurna ga maw sak2e...Mas Fajar juga baik, pinter, pinter maen musiknya top bgt deh..kalau maen keyboard..kalau maen gitar..selain itu dy pinter hloo..bs cumlaude…waaaawwww..keren..pengen deh..
Mas Fajar itu ngajarin banyak hal bwt qta semua...mas Fajar yg jd motivasi..
Tapi kadang mas Fajar itu ya..suka bikin org gregetan..kadang kalau maw minta pendapat gt..malah kya dtambahi suruh mikir lg sendiri..tp q taw sih..bukan krn mas Fajar ga maw ngash taw,,tp biar qta nemuin sendri jwbnya..ya kan?? Yaa mngkin itu dlu yaa..ntar kalau ada tambahan langsng ngomong aja langsng,,heheh
Owh ya pesen buat mas fajar...tetep jadi ms Fajar nya qta...tetep mbimbing qta...ngajarin qta jadi lebih baik...dan sma seperti yg lain ..lebih lg melayani Tuhan..smngt...sukses buat mas Fajar..GBU
-o0o-
Mas Fajar orangnya baik, pintar banyak inovasi tetapi terkadang penuh dengan tanda tanya, pintar, banyak inovasi, mudah bergaul,banyak memberi gambaran-gambaran baru bagi PRKJ serta bantuan-bantuan kepada PRKJ tapi sering memberikan pernyataan yang membuat anggota pengurus menjadi ragu-ragu dalam melakukan sesuatu
Harapan ke depan: agar Mas Fajar dapat selalu mememani teman-teman pengurus juga anggota yang lain dalam PRKJ ini serta selalu membantu member inovasi-inovasi kepada persekutuan ini.
-o0o-
Orangnya pinter and ramah dengan baynak orang sehingga banyak orang yang suka berteman dengan dia,slain itu mas Fajar juga pintar ambil keputusan jadi ketika ada masalah di PRKJ yang rumit mas Fajar bisa bantu menyelesaikannya,slain itu mas Fajar juga orang yang pengertian,jadi jika ada pengurus maupun anggota yang perlu bantuan dia menolong dengan sabar dan pengertian,dia juga punya sikap yang dewasa dalam hal mengambil keputusan,dia juga memiliki jiwa pemimpin dan memiliki kepribadian yang pede,dia juga cukup pandai dalam membagi waktunya antara pelayanan dengan hal lainnya,slain itu dia juga punya jiwa seorang pelayan yang tinggi
            Orangnya sedikit punya ambisi yang berlebih dalam beberapa hal,dan ketika moodnya jelek kadang jadi sedikit mudah terpancing emosi.
-o0o-
Kakak yang  satu ini pastinya orangnya dewasa, orangnya perfectsionis banget hla yang menuruku menjadi masalah buat aku. Aku merasa pokoknya harus perfect kayak dia, hla kadang kala itu yang membuatku kesulitan mengikuti seorang mz. Fajar. Galak juga orangnya, jadi sering takut juga kalo ada pekerjaan yang mungkin gak perfect. Aku juga gak suka kalo tiba-tiba sikapnya thu berubah ke aku, kadang gak tau juga apa ada yang salah gitu, tapi aku thu pengennya mz.fajar thu ngomong langsung gitu hlu salahku thu apa ya kayak yang lain gitu kalo salah ya langsung diomongin, kan aku jadi merasa dianak tirikan ama mz. Fajar. Gak tau kenapa aku jadi sering mikir kalo mz.fajar gak suka dengan aku, mungkin dia menyesal dulu milih aku ikut dipengurusan ini ya mungkin melihat kinerjaku gimana jadi dia menyesal gitu.
Keperfectsionisannya mz.fajar thu bagus baget kalo diterapkan diorganisasi. Banyak hal yang aku dapet selama ini dari seorang mz.fajar, hal-hal yang baru yang menuntut kesempurnaan etos kerja yang baik, bagaimana itu pelayanan, dan gimana pelayanan yang benar itu. Banyak pelajaran yang bermakna buat kehidupan berpelayanan yang dia kasih buat aku, selalu mengajarkan untuk tetap mengucapsyukur. Mz. Fajar thu seorang motivator yang menurut pandangan mataku sipp, gak diragukan juga sich jam terbangnya tinggi. Jarang mengeluh, ya gimana pun kondisinya dia thu tetep jalani gitu. Ya pokoknya mz. Fajar thu pemimpin yang the best. JJJ
-o0o-
Gambaran umumnya, laki-laki,  ganteng engga, jelek juga engga (sederhana dan biasa biasa saja) biasanya rambutnya krebo krebo gmn gitu, berumur kira kira 24th.. Cmn ahkir ahkir ini potongan rambutnya tipis kira kira 1cm, berkaca mata, dan selalu santai ( walaupun rapat juga cmn memakai celana pendek ) dan fans dari club sepak bola “Juventus”, memiliki selera humor yang tinggi, keseharianya menjabat sebagai Sekretaris di GKI dari jam 9 pagi sampai jam 5 sore (hari Senin-Jumat) hari Sabtu libur, kegiatan hari minggunya adalah pengiring musik ibadah, dan jika ingin mencari Ms. Fajar bisa di rumahnya (belakang Gereja), di Gereja, jika masih belum ketemu cari saja di Kelurahan Jebres pasti sedang Online di sana bersama sahabatnya (Ms. Yonatan).
Kelebihan, memiliki rasa percaya diri yang pas (tidak minder juga tidak over) bisa bermain musik khususnya keyboard, gitar, bass. Bisa membuat suasana santai menjadi tegang dan sebaliknya, bisa membuat suasana tegang menjadi santai, mempunyai segudang pengalaman yang bisa di berikan kepada teman teman yang lainya, bisa menjadi motivator bagi teman teman yang lain, peka terhadap lingkungan sekitarnya, mudah bersimpati terhadap sesamanya.
Kekurangan, galak.. kadang suka mengulur ulur waktu (tidak on time), suka celelek’an.
Harapan, harusnya bisa menyesuaikan pakaian dengan kondisi / waktu yang ada agar tidak di pandang rendah orang lain, biasakan on time ya mas.. lebih baik menunggu dari pada harus di tunggu, kedepanya lebih baik dari sebelumnya, jangan suka marah marah ya, mas..
-o0o-
Mas.Fajar kata orang-orang medeni/menakutkan/serem., tapi kok menurut aku biasa aja y?? pa mungkin aku dah kerep di senenin/di marah’i., dan mas.fajar tidak pernah ingkar janji kepada temen-temen yang laen.
Sifat yang ku suka’i tentang mas.fajar yaitu terkadang sabar,jajake,baik hati,selalu membimbing tanpa pamrih,selalu berbuat baik untuk kemajuan PRKJ. Selalu membuat hati orang yang galau menjadi senang.
Sifat yang gk ku sukai tentang mas.fajar yaitu klok ditanya malah genti tanya, dan klok lagi emosi mas fajar cuma diem wae marake orang dhekdhekan.

-o0o-
Mas. Fajar itu seorang hamba Tuhan yang luar biasa dalam berpelayanan,  bakat maen musik, hampir semua alat musik dikuasai oleh mas. Fajar. Mas faj jga orang yang ramah, supel,enak buat diajak ketawa tawa, enak diajak gojheg .. agak crewet juga sih.. hehehehe.. yaa asyik gitu lah.. selain itu mas faj juga pandai dalam peralkitaban, itu yang membuat kita merasa bahwa mas faj kayak jadi bapak di PRKJ. Itu mas fajar secara garis besar, tentu saja ada kelebihan dan kekurangan nya dongs..
            Ini dia kelebihanya.... mas fajar emang banyak kelebihan yang terlihat contoh nya ya yang aku sebutin di awal tadi, misalnya : bakat di musik, pandai masalah theologi gtu lah, terus mas fajar juga seorang keyboardis yang baik, pelayan Tuhan yang luarbiasa. Oiya mas fajar juga bakat jadi seorang pemimpin (sanguin kolerik) pandai bicara di depan umum, bakat banget buat ngeyakinin seseorang, mas fajar juga penasehat yang baik lho, mampu ngasih saran yang terbaik. Dan yang paling aku suka dari mas fajar yaitu nggak pelit dan humoris nya minta ampun.. hehehe
            Kalau ada kelebihan pasti ada kekuranganya juga dum.. kekuranganya mas fajar itu,.. emang agak galak sih, terlalu PD, terkadang mas fajar juga kurang memahami situasi rekan” PRKJ yang lain, dalam artian terlalu memaksakan kehendak, kadang mas fajar juga ceplas ceplos dengan kosakata bahasa yang kurang enak di dengar , jujur aja nih, mas fajar juga pilih kasih,.

            Saran buat mas fajar.. kalau bercanda jangan kebablasen ya, maksud nya kalau menggunakan kosakata ya pakailah kosakata yang baik, jangan juga terlalu angkuh..
-o0o-
Mas Fajar, cakep, lucu, cukup putih, keren. Kalok gak lucu itu bukan mas Fajar. Kalok gak celelekan itu namanya bukan mas Fajar. Jangan panggil mas Fajar kalok gak galak. Kalok pake kacamata jadi Vidi Aldiano J apalagi kalok pake kaos putih trus pake clana jeans trus pake sepatunya yang harganya 50rb dapet dua pasang itu ( neg gak salah beli ne dir el bengkong ) hehehehehe. Tapi kalok gak pakek kacamata, jadi Bung Karno wkwkwkwkwkwkwk :p
Mas Fajar, my great teacher. First time I see he, I was very wedi. Pokok e itu kesan pertama yang aku dapet dari mas Fajar, tapi sampek sekarang aku juga masih takut og. Mas Fajar itu pengertian, perhatian. Itu yang aku suka dari mas Fajar. Mas Fajar orange tekun, mas Fajar  mau ajar in tementeen yang gak tau. Aku seneng kalok as Fajar lagi jadi pembawa, pasti acara ceramah jadi sru dan gak monoton. Mas Fajar orange nyenengke banget neg dicurhatin. Mas Fajar adalah pendengar yang baik. Dan Mas Fajar selalu kasih solusi buat aku. Mas Fajar adalah orang bijak dan mas Fajar itu perfectsionis.


Dan sifat mas Fajar yang perfectsionis ini bikin mas Fajar jadi marak e degdeg an. Kalok di Tanya in satu hal aja malah balik nanya, kalok gak ya malah gak di jawab. Itu seng marak e orangorang jadi bingung kalok meh nanya. Dan hal itu yang kadang bikin aku takut nanya sama mas Fajar. Trus aku juga gak suka sama tatapan mata dari mas Fajar. Soal e kalok diliatin gitu aku jadi takut. Tatapan e mas Fajar itu kayak singa seng laper gitu. Wis pokok e medeni banget, tatapan e membunuh.
Berharap besokbesok mas Fajar kalok ditanya langsung jawab J. Jadi jangan bikin yang nanya malah jadi tambah bingung. Trus jangan suka nyuruh aku natap mata mas Fajar, aku nesti jawab e “emoh”. Aku juga berharap mas Fajar gak bosen denger in aku curhat J



(tulisan ini asli tanpa editan apapun, makasih buat temen2 yang sudah menjadi penulis)
Shinta, Ibed, Siska, Kiki, Ryska, Dani, Yessa, Ruri, Dhemar, Nathan, Bayu
Read More >>
Technology Blog